Akademi%20Farmasi%20Toraja_edited.jpg
 

SEJARAH

Akademi Farmasi Toraja didirikan pada Tahun 2009 yang merupakan Institusi Pendidikan kefarmasian swasta di bawah binaan Yayasan Nafiri Indonesia yang terletak di Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Akademi Farmasi Toraja mulai menyelenggarakan Program Studi D-3 Farmasi pada tahun 2013 berdasarkan dengan SK Dirjen Dikti Nomor 30/D/O/2013. Pada tanggal 20 Februari Tahun 2016, Program Studi tersebut telah terakreditasi oleh perkumpulan LAM-PT-Kes dengan Nomor Akreditasi 0398/LAM-PTKes/Akr/Dip/II/2016. Akademi Farmasi Toraja merupakan satu-satunya perguruan tinggi dengan program studi D-3 Farmasi di Toraja dengan status terakreditasi.


Pendirian Akademi Farmasi Toraja dilatarbelakangi oleh minimnya jumlah Tenaga Teknis Kefarmasian di Toraja sehingga Pemerintah memberikan ruang untuk pengembangan dan pendirian perguruan tinggi bidang kesehatan khususnya farmasi. Tujuan pendirian Akfar Toraja selain sebagai bentuk keprihatinan terhadap jumlah tenaga teknis kefarmasian juga merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada dunia kefarmasian khususnya dalam mendidik dan membina anak bangsa menjadi tenaga teknis kefarmasian yang baik. Penyediaan tenaga kesehatan juga didasarkan atas proyeksi kebutuhan tenaga tersebut yang sejalan dengan tuntutan dan permintaan pasar (demand-driven) serta perkembangan dalam masyarakat yang membutuhkan pelayanan kefarmasian yang berkualitas. Sejalan dengan hal tersebut maka keberadaan tenaga kesehatan, khususnya tenaga ahli Madya farmasi profesional sangat strategis dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Penyelenggaraan proses pendidikan di Akademi Farmasi Toraja bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan visi misi Akfar Toraja. Visi dan misi Akfar Toraja ini kemudian dijabarkan sesuai spesifikasi Akfar Toraja yaitu pelayanan kefarmasian. Pertimbangannya karena kebutuhan masyarakat akan pelayanan kefarmasian sekarang ini berorientasi pada pelayanan Farmasi klinik dan Komunitas. Kebijakan dari Akfar Toraja telah menetapkan bahwa setiap empat tahun akan dilakukan revisi kurikulum melalui lokakarya kurikulum yang akan melibatkan stakeholder pengguna lulusan.

 

KOMITMEN

Akademi Farmasi Toraja mulai menyelenggarakan Program Studi DIII Farmasi pada tahun 2013 berdasarkan dengan SK Dirjen Dikti Nomor 30/D/O/2013. Pada tanggal 20 Februari Tahun 2016, Program Studi tersebut telah terakreditasi oleh perkumpulan LAM-PT-Kes dengan Nomor Akreditasi 0398/LAM-PTKes/Akr/Dip/II/2016. Akademi Farmasi Toraja merupakan satu-satunya perguruan tinggi dengan program studi DIII Farmasi di Toraja dengan status terakreditasi. Pendirian Akademi Farmasi Toraja memiliki tujuan utama yaitu, untuk menyelenggarakan pendidikan vokasional yang dapat menghasilkan lulusan dengan kompetensi berstandar nasional selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam rangka menghasilkan lulusan yang mampu diterima oleh dunia kerja, maka Akademi Farmasi Toraja melalui kegiatan akademik selalu berupaya mengembangkan kegiatan pendidikan dan pembelajaran bagi para mahasiswanya. Berdasarkan tujuan pendirian Akademi Farmasi Toraja tersebut, maka sasaran kinerja yang menjadi fokus bagi kami adalah:

  1. Peningkatan kualitas dan penyelarasan kurikulum pendidikan tinggi vokasi sesuai dengan dinamisasi kebutuhan dunia kerja.

  2. Terciptanya manajemen dan suasana akademik yang kondusif.

  3. Terwujudnya penerapan aplikasi dalam bidang farmasi kepada masyarakat secara terintegrasi.

  4. Terbentuknya lulusan yang memiliki kompetensi unggul, mampu menjadi agen perubahan, berintegritas, dan memiliki budi pekerti luhur di bidang kefarmasian.

  5. Terciptanya aksesibilitas dalam sarana dan prasarana serta pengembangan Akademi Farmasi Toraja menuju proses pendidikan farmasi yang berkualitas dan berkelanjutan.

 
Logo%20Akfar_edited.png

ARTI LAMBANG

  1. Bentuk segi lima yang melambangkan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan RI dimana Akfar Toraja bernaung

  2. Rumah Adat Toraja berada pada bagian tengah yang melambangkan lokasi Akfar Toraja di Wilayah Toraja

  3. Cawan melambangkan sumber bahan baku obat yang diperoleh dari alam.

  4. Ular pada cawan melambangkan dua sisi sifat obat sebagai dasar keilmuan yang dapat menyembuhkan dan dapat bersifat sebagai racun

  5. Warna biru sebagai latar yang melambangkan kecerdasan dan ketrampilan.

  6. Kombinasi warna biru dan putih pada Rumah adat yang melambangkan kesucian dan dapat dipercaya,

  7. Warna cokelat pada alas cawan dan ular yang melambangkan hati yang siap melayani.

  8. Kitab memiliki makna yang menunjukan kesadaran bahwa sumber pengetahuan yang hakiki adalah Tuhan Yang Maha Kuasa.

  9. Kitab dengan posisi terbuka bermakna bahwa pendidikan di Akfar Toraja berorientasi pada keterbukaan dan pembelajaran sepanjang hayat.

  10. Tulisan Akademi Farmasi Toraja dengan warna kuning melambangkan kepribadian dan dasar iman Kristiani.

 
IMG-20190715-WA0005.jpg

Petuah Toraja

“misa' kada dipotua, pantan kada dipomate.”

kita semua harus bersatu dalam menghadapi berbagai macam masalah

 

OUR TEAM

Akfar Toraja melangkah dari kami

Estherina.jpg

APT. ESTHERINA ALLO PAYUNG, M.FARM.KLIN., MAP.

Direktur

 

VISI

Terwujudnya pusat pendidikan farmasi yang unggul, terpercaya dan profesional dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan terampil sesuai kebutuhan teknologi dan pelayanan kefarmasian di wilayah Toraja

 

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan vokasional yang bermutu dan berfokus pada karakter dan keahlian yang berstandar nasional.

  2. Berpartispasi dalam kemajuan dan pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di Bidang Farmasi melalui kegiatan penelitian produktif.

  3. Berkontribusi bagi pembangunan masyarakat, khususnya di lingkup kesehatan melalui kegiatan pengabdian masyarakat dalam bidang Farmasi.

  4. Melakukan evaluasi secara berkelanjutan dengan menjalin komunikasi dengan pengguna lulusan dan jaringan alumni yang tersebar di seluruh wilayah Negara Indonesia.

  5. Mengembangkan jaringan dengan membangun kemitraan melalui penyelenggaraan kerja sama dengan berbagai instansi terkait di lingkungan pemerintahan dan swasta baik dalam maupun luar negeri.

 
 

ASPEK LEGAL

Seal_of_Ministry_of_Education_and_Cultur

SURAT IZIN OPERASIONAL LEMBAGA

Program studi D-3 Farmasi Akademi Farmasi Toraja telah mendapatkan izin operasional dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat ketetapan bernomor nomor 360/E/O/2013 tanggal 30 Agustus 2013 tentang Izin Pendirian Akademi Farmasi Toraja di Kabupaten Tana Toraja Provinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Nafiri Indonesia.

lamptker.png

SERTIFIKAT AKREDITASI

Program studi D-3 Farmasi Akademi Farmasi Toraja telah terakreditasi oleh LAMPTKES dengan nomor surat 0398/LAM-PTKes/Akr/Dipl/II/2016.